UJI AKTIFITAS FRAKSI DAUN SALAM TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAH TIKUS PUTIH JANTAN HIPERKOLESTEROEMIA DIABETES

Main Article Content

Iren Lestar Simson
Dermiati T
Muh Basuki

Abstract

 


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh fraksi daun salam terhadap kadar glukosa darah dan menguji fraksi daun salam yang paling efektif memberikan pengaruh terhadap kadar glukosa darah pada tikus putih jantan Hiperkolesterolemia-Diabetes. Penelitian ini merupakan eksperimen laboratorium dengan menggunakan metode posttest randomized controlled-group design. Tikus putih jantan sebanyak 30 ekor dibagi ke dalam 6  kelompok, setiap kelompok terdiri atas 5 ekor tikus, kelompok Kontrol  yaitu kelompok I, II dan III, dan sebagai kelompok eksperimen yaitu  kelompok IV, V dan VI Kelompok I :  yaitu Kontrol normal diberi Na CMC 0.5%, pakan standar: kelompok II: yaitu kontrol negatif diberi Na CMC 0.5%, pakan tinggi kolesterol, dan diinduksi streptozotocin 30 mg/kg BB tikus i.p:  kelompok III: kontrol positif diberi suspensi metformin 9 mg/kgBB per oral, pakan tinggi kolesterol 20 g/hari dan suspensi streptozotocin 30 mg/kgBB.  kelompok eksperimen diberi fraksi daun salam n heksan, etil asetat dan etanol air masing-masing dengan dosis 200 mg/kg BB, dan diinduksi streptozotocin 30 mg/kg BB tikus i.p. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa : Fraksi daun salam dapat mempengaruhi kadar kadar glukosa darah pada tikus putih jantan. Fraksi n heksan merupakan fraksi yang paling efektif mempengaruhi kadar glukosa darah sebanding dengan kontrol positif.

Article Details

Section
Articles

References

American Diabetes Association. 2014. Diagnosis and Classification of Diabetes Mellitus. Diabetes Care. Volume 37. Hal 581
Bahren R. Diabetes Mellitus. Majalah Kesehatan Muslim. Tahun 1 .Edisi 9. Pustaka Muslim. Yogyakarta. Hal 36-38
Dewi Lutfiana Ita. 2013. Uji Aktivitas Antidiabetes Ekstrak Etanol Daun Salam (Eugenia Polyantha) Terhadap Tikus Galur Wistar Yang Diinduksi Aloksan. Skripsi. Fakultas Farmasi.Universitas Muhammadiyah. Surakarta.
Hembing, H.M., 1996, Tanaman Berkhasiat Obat di Indonesia, Jilid IV, cetakan pertama, Penerbit Pustaka Kartini, Hal 137 – 138
Internasional Diabetes Federation. 2015. IDF Diabetes Atlas. Edisi 7. Hal 9, 17,28-29, 51
Ndraha S. 2014. Diabetes Melitus Tipe 2 dan Tatalaksana Terkini. Volume 27. Nomor 2. Departemen Penyakit Dalam. Fakultas Kedokteran. Universitas Krida Wacana. Jakarta. Hal 11 dan 12
PERKENI. 2011. Konsensus Pengelolaan dan Pencegahan Diabetes Melitus Tipe 2 di Indonesia. Revisi Keempat. Hal 1-63
Putri Cempaka SKD, Hermanto B, Wardani T. 2014. Pengaruh Pemberian Infusum Daun Salam (Eugenia Polyantha) Terhadap Kadar Glukosa Darah Tikus (Rattus Novergicus) Yang Diinduksi Aloksan. Volume 7. Nomor 1. Veterinaria Medika. Fakultas Kedokteran. Universitas Airlangga. Surabaya.
Studiawan H, Santosa HM. 2005. Uji Aktivitas Penurun Kadar Glukosa Darah Ekstrak Daun Eugenia Polyantha pada Mencit Yang Diinduksi Aloksan. Volume 21. Nomor 2. Media Kedokteran Hewan. Bagian Ilmu Bahan Alam. Fakultas Farmasi. Universitas Airlangga. Surabaya
Sudoyo, Setyohadi, AlwiI, Setiati. 2009. Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam. Jakarta. Interna Publishing. 1189-1885, 1909
Sukandar YE, Andrajati R, Sigit IJ, Adnyana KI, Setiadi PA, Kusnandar. 2013. Iso Farmakoterapi. Buku 1. Cetakan ketiga. PT.ISFI Penerbitan. Jakarta. Hal 26
Suriani N. 2012. Gangguan Metabolisme Karbohidrat pada DM. Fakultas Kedokteran. Universitas Brawijaya. Malang. Hal 1, 6-8.
Tjokroprawiro A. 2011. Panduan Lengkap Pola Makan Untuk Penderita Diabetes. Edisi Revisi ketiga. PT. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta. Hal 15-17
Trisnawati KS, Setyorogo S. 2013. Faktor Risiko Kejadian Diabetes