UJI AKTIVITAS ANTIDIABETES EKSTRAK ETANOL PROPOLIS PADA MENCIT PUTIH JANTAN GALUR Balb /C DENGAN INDUKSI ALOKSAN

Main Article Content

Indah Kurnia Utami

Abstract

`Propolis merupakan substansi alami yang diproduksi oleh lebah madu. Propolis mengandung Flavonoid yang berfungsi sebagai antidiabetik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek ekstrak etanol propolis lebah madu dalam menurunkan kadar gula darah dan mengetahui dosis ekstrak etanol propolis yang efektif untuk menurunkan kadar gula darah pada mencit galur Balb/C yang diinduksi aloksan. Mencit dibagi 5 kelompok perlakuan, masing-masing 5 ekor mencit. Kelompok I  diberikan kontrol positif (Glibenklamid) dengan dosis 0,013 mg dan kelompok II diberi CMC 0,5% sebagai kontrol negatif. Kelompok I, II, III, diberikan dosis berturut-turut 5,6 mg/20 g BB mencit, 8,4 mg/20 g BB mencit dan 11,2 mg/20 g BB mencit. Semua kelompok diinduksi aloksan pada hari ke-0 (setelah 16 jam aklimatisasi) secara intra peritoneal. Pemeriksaan kadar gula darah dilakukan pada hari ke-3, 6, dan 9. Dari hasil analisa statistik ekstrak etanol propolis 5,6 mg/20 g BB, 8,4 mg/20 g BB dan 11,2 mg/20 g BB tidak ada beda makna. Sehingga pada dosis 5,6 mg/20 g BB mempunyai efek sebagai antidiabetik yang paling efektif menurunkan kadar gula darah pada mencit putih jantan galur Balb/C induksi aloksan.

Article Details

Section
Articles

References

Chairul, Y. Jamal, dan Z. Zainul. 2000. Efek Hipoglikemik Ekstrak Herba Meniran (Phyllanthus niruri L.) pada Kelinci Putih Jantan. Berita Biologi 5 (1): 93-100.

El-sayed el-SM, Abo-salem OM, Aly H A, Mansour AM. 2009. Potential antidiabetic and hypolipidemic effects of propolis extract in streptozotocin-induced diabetic rats. Pak. J. Pharm. Sci. 22(2):168-174.

Farre R, Frasquet I, Sánchez A. 2004. Propolis and Human Health. Ars pharmaceutica 45: 38.

Galvao J A, Abreu T. Cruz, G.A.S. Machado, P. Niraldo, A. Daugsch, C.S. Moraes, P. Fort and Y.K. Park. 2007. Biological therapy using Propolis as Nutritional Supplement in Cancer Treatment. Int. J. Cancer Res.1:43-53.
Mawardi H, Dalimi L dan Darmosumarto S. 2002. Pengaruh pemberian ekstrak propolis secara aplikasi lokal pada proses pembentukan serabut kolagen pasca pencabutan gigi marmot (Cavia Cobaya). Sains Kesehatan 15(2):173.

McCarty dan Zimmet 1994. Efek penurunan kadar gula darah ekstrak etanol daun jambu biji (Psidium guajava l.) pada kelinci yang dibebani glukosa [Skripsi]. Surakarta: Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Okamoto, H. 1996. Okamoto Model for B-Cell Damage : Recent Advances dalam Lessons from Animal Diabetes VI. Birkhauser.

Robinson T 1995. Kandungan Organik Tumbuhan Tingkat Tinggi. Edisi V. Padmawinata K, penerjemah; Bandung: ITB. Hlm 157-158,281-286. Terjemahan dari: The Organic Constituents Of Higher Plants.
Sabir A. 2005. Respon inflamasi pada pulpa gigi tikus setelah aplikasi ekstrak etanol propolis (EEP). Maj Ked Gigi (Dent J). 38(2): 77-83.

Smeltzer S. 2001. Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah Brunner Suddarth. Volume 2 Edisi 8. Jakarta : EGC.

Stahl E. 1985. Analisa Obat Secara Kromatografi dan Mikroskopi. Padmawinata K, Sudiro I, penerjemah; Bandung: Penerbit ITB. Terjemahan dari: Drug analysis by chromatography and microscopy.

Suranto A. 2007. Terapi Madu. Jakarta: Penebar Plus. Hal: 19,82-91.

Susilo B. 2007. Aktivitas antimikroba propolis dari malang Jawa Timur terhadap Staphylococcus aureus. Majalah Kedokteran Tropis Indonesia. 18(1):72-77.

Usia T. 2008. Trend penggunaan obat bahan alam. http://www.ikatanapotekerindonesia.net/pharmacy-news/22-pharmacy-news/433-trend-penggunaan-obat-bahan-alam.html [3 Januari 2012].

Most read articles by the same author(s)